Sinergi Polsek Mempawah Hilir dan Petani Desa Pasir, 3,7 Ton Jagung Terserap Bulog
MEMPAWAH – Polsek Mempawah Hilir, Polres Mempawah, Polda Kalimantan Barat, kembali menunjukkan peran aktif dalam mendukung program ketahanan pangan daerah dan nasional.
Kali ini, Polsek Mempawah Hilir memfasilitasi penyaluran hasil panen jagung pipil milik Kelompok Tani Rembawa, Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, ke gudang Perum Bulog yang berlokasi di Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Jumat (13/2/2026).
Sebanyak 3.700 kilogram atau 3,7 ton jagung pipil yang dikemas dalam 74 karung, masing-masing seberat 50 kilogram, berhasil dikirim dalam pengiriman perdana. Jagung tersebut memiliki kadar air 12,6 persen dan dinyatakan memenuhi standar penyerapan Bulog sebagai bagian dari cadangan pangan pemerintah.
Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melalui Kapolsek Mempawah Hilir Iptu Suhartadi menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk konkret kepedulian Polri terhadap kesejahteraan petani.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendorong agar hasil panen petani dapat terserap dengan baik. Dengan terserapnya jagung ke Bulog, petani lebih tenang karena hasil panennya memiliki kepastian pasar,” ujar Iptu Suhartadi.
Ia menambahkan, kehadiran Polri dalam mendukung rantai distribusi hasil pertanian diharapkan dapat memperkuat sinergi antara petani, pemerintah daerah, dan Bulog, sehingga tata kelola pemasaran hasil panen semakin tertata, transparan, dan berkelanjutan.
Secara evaluasi, pengiriman perdana ini menjadi langkah awal untuk mencapai target penyerapan hasil pertanian di wilayah hukum Polsek Mempawah Hilir. Sejumlah potensi kendala seperti fluktuasi kualitas panen, kadar air yang belum stabil, hingga penyusutan berat selama proses pengangkutan akan terus diantisipasi melalui pendampingan teknis bersama kelompok tani.
Ke depan, Polsek Mempawah Hilir berkomitmen menjaga komunikasi intensif dengan para petani binaan, sehingga panen berikutnya dapat kembali terserap optimal oleh Bulog, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat daerah hingga nasional.
