Maret 31, 2026

Si Jago Merah Lahap Rumah Kontrakan di Mempawah Timur, Tidak Ada Korban Jiwa

Mempawah  Kebakaran menghanguskan satu unit rumah kontrakan di Jalan Bardannadi, RT 007/RW 004, Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Rumah tersebut diketahui milik Muhammad Fahrurrozi (35), seorang PNS guru, yang disewakan kepada Syarif Ibrahim.

Kapolsek Mempawah Timur, Iptu Imran, membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan, saat peristiwa terjadi, kondisi rumah dalam keadaan kosong.

“Benar, telah terjadi kebakaran satu unit rumah kontrakan di wilayah Pasir Wan Salim. Saat kejadian rumah dalam kondisi kosong karena penghuni sedang bekerja, sementara keluarganya sedang mudik Lebaran ke Pontianak,” ujar Iptu Imran.

Ia menjelaskan, api diduga berasal dari dalam rumah dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan sebagian besar bangunan.

“Api dengan cepat membesar sehingga menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan rumah,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Namun demikian, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.

“Kami sudah melakukan pengamanan TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk kepentingan penyelidikan,” tambahnya.

Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa.

Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar akibat bangunan yang terbakar.

“Korban jiwa nihil, namun kerugian material cukup besar karena kondisi rumah mengalami kerusakan berat,” tegasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna menghindari potensi kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *