Jalan Kaki Tembus Hutan, Kapolsek Sungai Kunyit Pimpin Langsung Cek Titik Api di Desa Semparong
Mempawah – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan secara serius oleh jajaran Polsek Sungai Kunyit.
Bahkan, medan berat tak menjadi penghalang saat melakukan pengecekan langsung titik panas (hotspot) di wilayah terpencil.
Pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, Kapolsek Sungai Kunyit Iptu Lodrick Taliak Hungan, turun langsung memimpin kegiatan ground check hotspot di Desa Semparong, tepatnya di kawasan Parit Raden, termasuk wilayah Dusun Palangkeran.
Bersama personel, yakni Kanit Binmas Aiptu Asef Sinar Abby Bawana dan Bhabinkamtibmas Bripka Aguswanto, tim harus menempuh perjalanan sekitar 13,8 kilometer dari Mapolsek Sungai Kunyit.
Perjalanan yang biasanya dapat ditempuh sekitar 29 menit itu berubah menjadi tantangan tersendiri saat mendekati lokasi.
Pasalnya, tidak tersedia akses jalan bagi kendaraan menuju titik hotspot.
Tim pun terpaksa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menembus hutan.
“Kami harus berjalan kaki untuk mencapai titik hotspot karena tidak ada akses kendaraan. Lokasinya berada di tengah hutan dengan kondisi medan yang cukup berat,” ungkap Iptu Lodrick.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengecekan menyeluruh.
Hasilnya, sebagian besar titik panas yang terdeteksi sebelumnya tidak lagi menunjukkan adanya api aktif.
Namun demikian, tim menemukan sisa-sisa bekas kebakaran yang menandakan wilayah tersebut sempat terbakar.
“Beberapa titik tidak ditemukan api aktif, hanya sisa kebakaran. Ini tetap menjadi perhatian karena berpotensi memicu kebakaran kembali,” jelasnya.
Kondisi lahan di lokasi yang berupa hutan semak belukar dengan jenis tanah gambut menjadi faktor rawan terjadinya kebakaran.
Seperti diketahui, tanah gambut sangat mudah terbakar, terutama saat musim kering.
Selain itu, keterbatasan akses menuju lokasi juga menjadi tantangan serius dalam proses pengecekan dan penanganan hotspot.
“Minimnya akses jalan menuju beberapa titik hotspot menjadi kendala utama dalam proses verifikasi di lapangan,” tambah Kapolsek.
Melalui kegiatan ini, Polsek Sungai Kunyit menegaskan komitmennya dalam mencegah karhutla sejak dini.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan adanya titik api.
Langkah cepat dan responsif ini diharapkan mampu mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Mempawah.
