Selamatkan Pesisir, Karang Taruna Muda Insan Cita dan Polwan Polres Mempawah Tanam Mangrove
Mempawah – Guna menyelamatkan kawasan pesisir dari ancaman abrasi, Karang Taruna Muda Insan Cita Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, melaksanakan aksi penanaman mangrove di pesisir Pantai Tanjung Burung, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pesisir yang kian terancam abrasi. Pantai Tanjung Burung diketahui mengalami pengikisan daratan yang cukup serius dalam beberapa tahun terakhir.
Aksi tanam mangrove ini terselenggara melalui kolaborasi berbagai pihak, di antaranya Polwan Polres Mempawah, Polsek Mempawah Hilir, Mempawah Mangrove Conservation, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Mempawah, Pemerintah Kelurahan Tanjung, serta LPM Kelurahan Tanjung.
Ketua Karang Taruna Muda Insan Cita, Muhammad Iqbal, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam upaya memproteksi kawasan pesisir dari ancaman abrasi yang semakin mengkhawatirkan.
“Laju abrasi di Pantai Tanjung Burung saat ini mencapai sekitar 20 meter per tahun. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini berpotensi mengancam permukiman warga di sekitar pesisir,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 bibit mangrove berhasil ditanam di daratan kawasan pesisir pantai.
Muhammad Iqbal juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini.
Di antaranya Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Mempawah Raja Fajar Azansyah, Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono, Plt Camat Mempawah Hilir Syamsul Rizal, Kapolsek Mempawah Hilir Iptu Suhartadi, serta jajaran Polwan Polres Mempawah.
Sementara itu, Koordinator Polwan Polres Mempawah, Iptu Tanti Putri Maharani, mengaku bangga dapat berkontribusi dalam aksi pelestarian lingkungan tersebut.
Ia berharap bibit mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan menjadi benteng alami dalam menjaga kawasan pesisir Pantai Tanjung Burung ke depan.
“Dengan semangat presisi, kami berharap Polwan Polres Mempawah dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya.
Kapolsek Mempawah Hilir, Iptu Suhartadi, turut memberikan apresiasi atas inisiatif Karang Taruna Muda Insan Cita yang dinilai konsisten dalam upaya penyelamatan pesisir.
Menurutnya, mangrove merupakan benteng alami yang sangat efektif dalam menahan abrasi dan gelombang laut.
“Jika abrasi sebesar 20 meter per tahun ini dibiarkan, maka permukiman warga akan terdampak langsung. Mangrove menjadi solusi penting untuk menjaga daratan,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Mempawah yang juga Ketua Mempawah Mangrove Conservation, Raja Fajar Azansyah, menyambut baik kolaborasi lintas sektor dalam aksi tersebut.
Ia menyebut kegiatan ini merupakan kelanjutan dari upaya yang telah dilakukan Polwan Polres Mempawah pada tahun 2021 dalam menanggulangi abrasi di pesisir Kelurahan Tanjung.
“Abrasi di wilayah ini sangat mengkhawatirkan. Namun, berbagai aksi penanaman mangrove yang dilakukan oleh berbagai pihak mulai menunjukkan hasil positif,” jelasnya.
Raja Fajar berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan pemerintah daerah, korporasi, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Mempawah atas dukungan terhadap upaya penyelamatan pesisir yang terus digalakkan di wilayah tersebut.
