Festival Sahur-Sahur XXIII Tahun 2026 Resmi Dibuka, Mempawah Kembali Semarakkan Karisma Event Nusantara
MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar Festival Sahur-Sahur (FSS) XXIII Tahun 2026 se-Kalimantan Barat dengan mengusung tema “Keberagaman Perekat Persatuan Bangsa”, Sabtu (28/2/2026) malam, bertempat di Kantor Dinas Dikporapar Kabupaten Mempawah.
Kegiatan yang telah masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara tersebut dihadiri sejumlah pejabat pusat dan daerah, di antaranya Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Bupati Mempawah Erlina, serta Kapolres Mempawah Jonathan David Harianthono, bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, dan ribuan masyarakat.
Acara diawali dengan pembukaan, Tari Sekapor Sireh, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan Ketua Panitia, serta sambutan-sambutan. Puncak kegiatan ditandai dengan pemukulan kelontong bersama dan pelepasan peserta karnaval Festival Sahur-Sahur XXIII Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Mempawah Hj. Erlina menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak sehingga Festival Sahur-Sahur tahun ini kembali digelar dan mendapat pengakuan di tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa festival tersebut bukan hanya ajang hiburan, namun juga bagian dari pelestarian budaya daerah yang menjadi identitas masyarakat Mempawah.
“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa Sahur-Sahur memiliki daya tarik yang kuat sekaligus menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai mampu memperkuat harmonisasi dan kolaborasi di tengah keberagaman masyarakat. Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk terus mendukung penyelenggaraan festival melalui penganggaran pada tahun mendatang.
Festival Sahur-Sahur XXIII Tahun 2026 diikuti sebanyak 120 peserta yang terdiri dari 65 kategori pemula dan 55 kategori dewasa. Pawai mengambil rute start dari Kantor Dinas Dikporapar Kabupaten Mempawah, melintasi Jalan Raden Kusno, Jalan Arifin Tarif, Jalan Gusti M. Taufik, Jalan Gusti Abdul Hamid, dan kembali finis di Kantor Dinas Dikporapar.
Diperkirakan sekitar ±10.000 masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan kemeriahan festival yang berlangsung hingga pukul 03.00 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan, Polres Mempawah melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup bersama Polsek jajaran berdasarkan Sprint Kapolres Mempawah Personel ditempatkan di titik-titik strategis sepanjang rute pawai serta di pusat kegiatan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono, S.I.K., menyampaikan bahwa Polri berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam setiap kegiatan berskala besar, terlebih yang melibatkan partisipasi luas masyarakat.
“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.
Secara umum, pelaksanaan Festival Sahur-Sahur XXIII Tahun 2026 di Kabupaten Mempawah berlangsung sukses, aman, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat, sekaligus memperkuat nilai persatuan dalam keberagaman di Kalimantan Barat.
