April 11, 2026

Kebakaran Lahan di Anjongan Melancar Capai 10 Hektare, Tim Gabungan Lakukan Pemadaman

Mempawah  Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Mempawah.

Kali ini, api membakar lahan di RT 14 RW 01 Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kebakaran terjadi di lahan gambut kering yang dipenuhi semak belukar dan tidak dikelola.

Api dengan cepat menjalar hingga mendekati pinggir Jalan Raya Anjongan – Sungai Pinyuh.

Kapolsek Anjongan, Iptu Andrianto, mengatakan lahan yang terbakar hingga saat ini belum diketahui pemiliknya.

Kondisi lahan yang kering membuat api mudah menyebar dan mendekati bangunan di sekitar lokasi.

“Lahan yang terbakar merupakan lahan gambut kering dengan hamparan semak belukar yang cukup luas dan tidak dikelola. Api sempat meluas hingga mendekati ruko kafe yang berada di pinggir jalan raya Anjongan-Sungai Pinyuh, sehingga kami bersama tim gabungan langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas,” ujar Iptu Andrianto.

Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polres Mempawah dengan mengerahkan satu unit mobil Water Canon, BPBD Kabupaten Mempawah dengan tiga unit mobil tangki pemadam, personel Polsek Anjongan dan Polsek Sungai Pinyuh, personel Koramil Sungai Pinyuh, serta Satlantas Polres Mempawah.

Berdasarkan data sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.

Hingga saat ini proses pemadaman masih terus berlangsung di lokasi kejadian.

Iptu Andrianto menjelaskan bahwa proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

“Kendala yang kami hadapi di antaranya tidak adanya sumber air di sekitar lokasi kebakaran, kondisi lahan gambut yang kering dengan hamparan yang cukup luas, serta cuaca panas dan angin yang cukup kencang sehingga api cepat menjalar,” jelasnya.

Petugas gabungan terus berupaya memadamkan api dan melakukan upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas ke area lainnya maupun ke bangunan yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *