April 24, 2026

Kecelakaan Maut Mobil dan Motor di Mempawah Renggut Nyawa Dua Ibu Rumah Tangga

Mempawah- Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Sungai Tanjung KM 84,800 Pontianak–Singkawang, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, pada Kamis sore, 15 Januari 2025.

Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil pick up dan dua sepeda motor, yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.

Korban meninggal dunia adalah dua wanita berinisial NA (35), pengendara sepeda motor Honda Scoopy KB 2136 BZ, warga Dusun Maya Sari, Kecamatan Sungai Kunyit, serta rekannya H (32) yang dibonceng, warga Dusun Karya Desa Sungai Duri II, Kecamatan Sungai Kunyit. Keduanya mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan penanganan di RS Rubini Mempawah.

Sementara itu, pengendara sepeda motor Yamaha Vixion KB 2998 UN, inisial SW (36), warga Kabupaten Sekadau, mengalami luka patah paha kanan serta luka robek di bagian wajah dan saat ini masih menjalani perawatan medis di RS Rubini Mempawah.

Adapun pengemudi mobil pick up AD 9348 E, ID (21), warga Kecamatan Sungai Kunyit, dilaporkan tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat mobil pick up AD 9348 E yang datang dari arah Singkawang menuju Pontianak berupaya menghindari kendaraan mobil Avanza yang identitasnya belum diketahui dan melebar ke kanan jalan dari arah berlawanan. Akibatnya, mobil pick up tersebut hilang kendali dan masuk ke jalur kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah Pontianak menuju Singkawang datang sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai NA berboncengan dengan H, serta sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai SW. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kecelakaan pun tidak dapat dihindari.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mempawah, Ipda Yogi Permana, membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh kendaraan yang hilang kendali saat menghindari mobil lain yang belum diketahui identitasnya. Saat ini kami masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Ipda Yogi Permana.

Ipda Yogi juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga jarak aman demi menghindari terjadinya kecelakaan fatal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *