April 22, 2026

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Ruang Keterampilan SMPN 4 Sungai Kunyit

Mempawah  Kepolisian Sektor Sungai Kunyit bersama Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Kalimantan Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di ruang keterampilan SMPN 4 Sungai Kunyit, Sabtu (18/4/2026).

Olah TKP yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB ini dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran melalui metode penyelidikan ilmiah.

Kapolsek Sungai Kunyit, Iptu Lodrick Taliak Hungan, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari proses penyelidikan mendalam guna memastikan sumber api.

“Kami meminta bantuan Tim Puslabfor Polda Kalbar untuk melakukan olah TKP secara ilmiah. Ini penting agar penyebab kebakaran dapat dipastikan secara objektif berdasarkan bukti di lapangan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan sejumlah tahapan, mulai dari pemeriksaan saksi, analisis lokasi kejadian, hingga pengumpulan dan identifikasi barang bukti yang ditemukan di area terbakar.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya potongan kabel instalasi listrik dan sisa material arang.

Selain itu, dokumentasi menyeluruh dilakukan dengan pengambilan foto dan video di lokasi kejadian.

“Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, dengan titik sumber api diduga berasal dari plafon bagian timur bangunan. Namun demikian, kami masih menunggu hasil analisis laboratorium untuk memastikan penyebab pastinya,” jelas Iptu Lodrick.

Usai pelaksanaan olah TKP, garis polisi di lokasi kejadian telah dilepas.

Selanjutnya, tim Puslabfor akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap sampel yang telah dikumpulkan dan mengkaji keterangan para saksi.

Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta, meliputi kerusakan bangunan ruang keterampilan serta peralatan administrasi milik sekolah.

Kapolsek menambahkan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah pencegahan, termasuk berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik sementara di lokasi.

“Kami juga melakukan pengamanan di sekitar TKP serta mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan tetap menunggu hasil resmi dari penyelidikan,” tegasnya.

Pihak sekolah saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan dari Puslabfor Polda Kalbar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *